G
N
I
D
A
O
L

Sejarah

Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura merupakan salah satu program studi tertua dan strategis dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial di Maluku. Secara historis, keberadaan Program Studi Sosiologi tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan pembangunan daerah yang semakin kompleks pada dekade 1970-an, khususnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan memahami dan menganalisis dinamika sosial masyarakat Maluku yang berciri kepulauan, multikultural, dan terus mengalami perubahan sosial.

Secara resmi, Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura mulai didirikan pada tahun 1976 atas prakarsa pimpinan fakultas yang melihat pentingnya pengembangan disiplin ilmu sosiologi untuk menjawab kebutuhan pasar kerja dan pembangunan daerah. Pada masa awal pendiriannya, Jurusan Sosiologi menghadapi berbagai keterbatasan, terutama belum tersedianya tenaga dosen yang memiliki latar belakang pendidikan Sosiologi secara murni. Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen pimpinan fakultas untuk menghadirkan pendidikan sosiologi di Maluku.

Sebagai langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, pada tahun 1976 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura mengirimkan tiga orang dosen, yaitu Drs. Dj. Rahawarin, Drs. D. Resusun, dan Dra. M. Palijama, untuk mengikuti program pencangkokan bidang ilmu Sosiologi. Program tersebut dilaksanakan selama tiga bulan pada Program Studi Sosiologi Perdesaan Institut Pertanian Bogor (IPB), kemudian dilanjutkan selama tiga bulan di Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Hasanuddin Makassar. Setelah menyelesaikan program tersebut, ketiga dosen tersebut kembali ke Ambon dan menjadi pionir dalam penyelenggaraan pendidikan Sosiologi di Universitas Pattimura.

Pada periode awal pengembangannya, tenaga pengajar Jurusan Sosiologi terdiri atas Dra. M. Polnaya, L. Sembiring, S.H., Drs. Sumardi, Drs. B. Tuhumuri, Drs. A.R. Hatuwe, Drs. S.J. Tuharea, Drs. B. Maitimu, Dra. M. Palijama, Drs. Dj. Rahawarin, dan Drs. D. Resusun. Mereka menjadi generasi pertama dosen yang membangun fondasi akademik Jurusan Sosiologi di Universitas Pattimura.

Pada tahun 1977, Jurusan Sosiologi mulai menerima mahasiswa baru untuk pertama kalinya. Penerimaan mahasiswa angkatan perdana ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan Sosiologi di Maluku. Sejak saat itu, proses pendidikan dan pembelajaran terus berlangsung, disertai upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik. Pimpinan fakultas secara berkelanjutan memperjuangkan pengakuan dan pengembangan Program Studi Sosiologi agar dapat berkembang secara lebih mandiri dan profesional.

Perkembangan berikutnya ditandai dengan bertambahnya tenaga akademik yang berasal dari alumni Jurusan Sosiologi sendiri. Pada tahun 1984, dua alumni pertama yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana, yaitu Drs. M.S. Darakay dan Drs. Ch. Effendi, direkrut sebagai staf pengajar. Kehadiran mereka memperkuat kapasitas akademik jurusan sekaligus menandai lahirnya regenerasi tenaga dosen dari lulusan internal. Selanjutnya pada tahun 1986, penguatan sumber daya manusia kembali dilakukan melalui perekrutan Drs. T. Soumokil, Drs. P.J. Pelupessy, Dra. R. Mahcmud, dan Dra. Rusnaini sebagai dosen Jurusan Sosiologi.

Dalam perkembangannya, Program Studi Sosiologi terus mengalami peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Pengakuan formal terhadap keberadaan Program Studi Sosiologi diperkuat melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 238/DIKTI/1996 yang menjadi landasan penting bagi pengembangan program studi pada era berikutnya. Sejak saat itu, Program Studi Sosiologi semakin memantapkan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sarjana sosiologi yang mampu memahami, menganalisis, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial di Maluku maupun Indonesia.

Sejalan dengan tuntutan perubahan sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan, Program Studi Sosiologi terus melakukan pembenahan kurikulum dan peningkatan mutu akademik. Proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori-teori sosiologi, tetapi juga menekankan kemampuan aplikatif melalui penelitian lapangan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan akademik yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat.

Komitmen terhadap peningkatan mutu tersebut memperoleh pengakuan nasional ketika pada bulan November 2018 Program Studi Sosiologi berhasil meraih Akreditasi A. Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun tata kelola program studi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan masyarakat, serta mengembangkan budaya akademik yang berkualitas.

Saat ini, Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Pattimura terus mengembangkan diri sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat kepulauan, pembangunan berkelanjutan, pengelolaan keberagaman sosial budaya, serta transformasi sosial di kawasan Maluku dan Indonesia Timur. Dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten, kurikulum yang adaptif, serta fasilitas pembelajaran yang memadai, Program Studi Sosiologi berkomitmen menghasilkan lulusan yang kritis, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.